Campak (morbili) adalah infeksi virus sangat menular yang ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah (konjungtivitis), dan ruam kulit khas. Umumnya menyerang anak-anak, penyakit ini menyebar melalui droplet. Pengobatan fokus pada pereda gejala, hidrasi, dan istirahat karena virus akan sembuh sendiri, serta pencegahan melalui vaksinasi.
Gejala Campak
Gejala biasanya muncul 7-14 hari setelah terinfeksi, meliputi:
- Fase Awal: Demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah (gejala seperti flu).
- Bercak Koplik: Bercak putih kecil di dalam mulut, sering terjadi.
- Ruam Kulit: Ruam merah yang khas muncul, biasanya dimulai dari kepala/wajah kemudian menyebar ke seluruh tubuh.
- Pemulihan: Setelah 5-7 hari, ruam akan memudar menjadi kecokelatan dan mengelupas.
Cara Pengobatan dan Perawatan di Rumah
Karena campak disebabkan oleh virus, tidak ada antivirus khusus, tetapi perawatan dapat meringankan gejala:
- Istirahat Cukup: Membantu sistem imun melawan virus.
- Cairan Tubuh: Minum banyak air putih atau larutan rehidrasi untuk mencegah dehidrasi.
- Obat Pereda Demam: Paracetamol atau ibuprofen untuk menurunkan panas dan mengurangi nyeri. Catatan: Jangan berikan aspirin pada anak.
- Vitamin A: Membantu mempercepat penyembuhan.
- Salep/Bedak Gatal: Untuk meredakan gatal pada ruam.
Komplikasi yang Perlu Diwaspadai :
Campak tidak boleh disepelekan karena bisa menyebabkan komplikasi serius, terutama pada balita:
- Pneumonia (infeksi paru-paru).
- Diare berat dan dehidrasi.
- Infeksi telinga.
- Ensefalitis (radang otak).
Pencegahan
Cara paling efektif mencegah campak adalah melalui imunisasi atau vaksinasi (vaksin MMR).
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari bantuan medis jika pasien mengalami:
- Kesulitan bernapas atau napas cepat.
- Demam sangat tinggi yang tidak turun-turun.
- Kejang.
- Gejala dehidrasi berat.
Penyakit ini menular dengan cepat, sehingga penting untuk mengisolasi penderita sementara waktu.